Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2024

Era post truth Media sosial Tiktok, Facebook, Twitter, Instagram dan sejenisnya dalam menentukan pilihan presiden.

Gambar
Latar belakang mengapa tulisan ini muncul karena terdapat suatu kegelisahan pribadi dari penulis melihat fenomena post truth yang tercipta pada wilayah media sosial secara umum. Tulisan ini akan dimulai dengan menjelaskan definisi dari "post-truth". Istilah ini merujuk pada sebuah fenomena di mana fakta-fakta objektif kurang berpengaruh dalam membentuk opini masyarakat, dibandingkan dengan emosi, keyakinan, atau narasi yang lebih sesuai dengan keinginan atau kepentingan pribadi. Dalam era post-truth, informasi sering kali disajikan dengan cara yang manipulatif atau bias, dengan tujuan untuk memengaruhi opini publik atau mencapai tujuan politik tertentu. Hal ini menimbulkan tantangan dalam membedakan antara fakta dan opini, serta meningkatkan risiko penyebaran disinformasi dan polarisasi masyarakat. Dengan pemahaman yang mendalam tentang konsep post-truth, kita dapat lebih waspada terhadap manipulasi informasi dan berupaya untuk mempromosikan pemahaman yang lebih objektif dan ...